Showing posts with label lhogok. Show all posts
Showing posts with label lhogok. Show all posts

May 09, 2014

LHOGOK, CENCENGPO dan GONDHES


Selama pulang dan tinggal di rumah, suasana kampung halaman menawarkan bunyi-bunyian yang lama tak terdengar di telinga.

Bunyi pertama adalam “lhogok”.  Bunyi “lho” diucapkan dengan aksen jawa, bukan seperti “lho!” dalam bahasa Indonesia. Sampai saat ini , penulis tidak dapat mencari padanan bunyi ini. Sementara, bunyi “gok” diucapkan biasa.  LHOGOK  merupakan umpatan khas Ambarawa dan sekitarnya di tahun 90-an yang kadang masih juga terdengar sampai sekarang. Perasaan puas biasanya akan menemani mereka yang mengucapkan lhogok dengan lugas dan ekspresif.

Powered by Blogger.