June 07, 2010

mbatin

Hari Minggu, 6 Juni 2010, sekitar jam 9 pagi di Wisma Seni, SOLO. Tiga orang, aku , hasssan, indrohuazu menata hadiah, menyiapkan perlengkapan ke Bale Kambang. Pertama, kami menata kaos-kaos yang ternyata sisa cukup banyak, ada juga kaos Polling Walikota warna krem dengan design cukup unik. Pikiranku saat itu, kelihatannya aku pernah ikut polling itu, siapa ya pemenangnya, asyik juga kalo aku ikut menang. Pikiran itu kusimpan sambil menata kaos untuk para tamu acara temu blogger. Saat mencari tahu siapa saja yang menang, hasssan mengatakan bahwa aku menjadi salah satu pemenangnya. Wah, tenane ? Baru saja mbatin kok malah diberi ? apakah ini cuma belas kasihan aja ? Setelah tak check di webnya, ternyata benar.

Pengalaman kedua, Sabtu, 5 Juni 2010, sekitar jam 9 pagi di Sunan Hotel. Baru saja jemput Pak Nukman Lutfi dari Bandara Adisucipto Jogja dan nganterin beliau ke Hotel. Beliaunya mau istirahat dulu sebelum jadi pembicara di Acara SHARING ONLINE-OFFLINE, BLOGGER BENGAWAN. (Pak Nukman Lutfi tidak jadi ngasih speech buat acara ini, Ibundanya meninggal jam 14.30 hari itu juga, Kami ucapkan belasungkawa kami pak !!)

Pas di Lobby, aku melihat ada tulisan Restoran Airu Sushi, "kelihatannya enak nih, apa bener di Solo ada masakan jepan gasli ? jangan-jangan cuma namanya aja. Kapan-kapan nyoba ah". Semuanya cuma pikiran aja, mbatin keinginan yang cukup spesifik.

Pengalaman ketiga, Minggu, 6 Juni 2010, jam 19.00, setelah pertemuan di komunitas, seorang rekan berdoa agar mendapat tempat makan yang enak. Ternyata pilihan jatuh pada restoran jepang airu sushi di Hotel Sunan. "ke sini juga", pikirku.

Hal-hal yang kelihatannya berserakan itu mendapatkan hubungannya, semua dimulai dari kegiatan yang sangat alamiah yaitu MBATIN. Kekuatan mbatin ini baru saja kudiskusikan dengan salah satu mahasiswaku di ATMI, Panji. Sesudah kuliah, dia mengajak diskusi tentang jenis pendidikan yang memberikan kebebasan dan cinta kepada muridnya. Diskusi tidak hanya berhenti di situ, dia mengajak membahas buku the secret juga. Pikirku "itu juga tentang mbatin".

Banyak hal yang dimulai dari mbatin, juga rencana dan konsep suatu acara dimulai dari mbatin. Betapa kuatnya kekuatan mbatin itu. Tidak kaget bahwa pada jaman dahulu, banyak orang yang takut untuk mbatin kejelekan orang lain karena kemungkinan terjadinya akan besar. Orang-orang tua, biasanya mengatakan untuk mujekke (memuji, menghantarkan harapan baik) kepada orang lain. Isinya juga mbatin. Doa juga mbatin.

Beberapa pengalaman tadi mengajak untuk mensyukuri pengalaman mbatin, pengalaman yang sudah direfleksikan oleh nenek moyang dengan tradisinya turung-temurun.

Aku ingat seorang tokoh, Pedro Arrupe pernah menulis bahwa Tuhan yang akan meluruskan pengalaman yang berkelok-kelok. Syukur atas pengalaman-pengalaman mbatin ini. Keliahatannya tidak ada hubungannya, tetapi ternyata ada, terutama telah mengingatkan aku kembali tentang Tuhan.

Gambar Kaos dari SINI
Gambar Airu Sushi dari SINI

3 komentar:

ohdediku said...

sddwaasdasd <=== mantra PERTAMAAXXXX... :D

nitip lapak gan :D
http://ohdediku.wordpress.com/2010/06/09/pengalamanku-tentang-freebsd/

pradah laksono said...

ho'o ya. ning yen ra percaya yo gak kelakon, hehe

joell said...

sangar ik..saiki wes merambah ilmuke BATINan, hehehe..piye kabarmu Lik Atmo?

Post a Comment

Silahkan berkomentar bila ada reaksi setelah membaca tulisan di atas.
Terimakasih.

Powered by Blogger.