Kutipan di atas adalah pernyataan Choan Seng Song yang saya dapatkan dari Dosen baru saya ketika kuliah Teolog-teolog Asia. Pernyataan tersebut cukup keras karena berusaha menempatkan pembicaraan tentang Tuhan dalam suasana ketergesaan, dalam situasi bahwa Tuhan harus dibicarakan secara "cekak aos", secara "concise". Pernyataan tersebut juga menampakkan suatu luapan semangat dalam nuansa kemarahan dengan nada ejekan ketika berhadapan dengan orang yang dengan mudah dan sering berbicara tentang Tuhan.
Bagi Song, pembicaraan tentang Tuhan ditantang oleh kemendesakan situasi di hadapannya yang tidak bisa menunggu untuk tidak disapa. Situasi Asia yang khas di setiap tempat membuat setiap pembicaraan tentang Tuhan mengambil jatah waktu/kesempatan untuk berbicara tentang situasi aktual di hadapan setiap orang di Asia ketika mulai berbicara tentang Tuhan. Situasi macam apakah yang dihadapi oleh Teologi Asia secara umum ?
September 08, 2011
Subscribe to:
Posts (Atom)
Powered by Blogger.
Copyright © 2011 mahatmaberkata-kata
Designed by headsetoptions, Blogger Templates by Blog and Web
