March 03, 2010

Tapa Ngrame


Enam tahun yang lalu, aku mulai kuliah di jakarta. Di awal kuliah, aku sowan ke rumah simbah cilik dan beliau berkata “le, luwih becik menawa kowe neng jakarta uga nggladi tapa ngrame. Kui luwih abot tinimbang tapa liyane. Katone urip bebrayat kaya adate, nanging iso ngrerasa lan wigati marang awakmu ing antarane wong rame.” Terjemahan bebas dari nasehat simbah cilik itu kurang lebih “lebih baik bertapa di tengah keramaian dunia ini, lebih menantang dan lebih dapat menemukan diri”.

Sekarang mbah cilik sudah meninggal. Setiap kali aku menatap keramaian, yang kuingat adalah nasehat simbah itu. Keramaian dan dunia bukanlah musuh yang harus dihindari, tetapi locus yang harus dipeluk dengan satu prinsip tertentu. Meninggalkan dunia ramai barang sebentar, mungkin adalah salah satu jalan atau laku dari para spiritualis. Kebutuhan untuk tenang sebentar itu juga pernah direnungkan oleh GnR, November Rain..

Sometimes I need some time...on my own
Sometimes I need some time...all alone
Everybody needs some time...on their own
Don't you know you need some time...all alone

Waktu untuk diri sendiri, tetap penting, di tengah ramai dunia. Tetapi, tapa ngrame bukan mengasingkan diri, tetapi menghadapi dan tinggal di dalamnya. Ini adalah kearifan lokal, khas jawa yang melihat bahwa situasi dunia memang tak bisa dihindari. Langkah nyata dan konkret adalah tapa ngrame, mau menolong orang lain tanpa pamrih, menawarkan bantuan bagi mereka yang membutuhkan bantuan, semata untuk membersihkan diri. Bentuk lain adalah mendengarkan suara hati dan kemanusiaan.

Tapa Ngrame adalah satu dari banyak pilihan hidup ini yang kurang populer namun layak untuk dijalani. Terimakasih Mbah Cilik, semoga mendapat kedamaian di Surga...
gambar dikutip dari : http://www.dianarodriguezwallach.com/blog/2009/08/why-cocktail-parties-are-ruining-my.html

3 komentar:

masiqbal said...

filosofi yang mengagumkan, tapi apa bisa ya?

mahatma chryshna said...

@iqbal : tak kira yo iso, wong simbah simbah jaman biyen ae iso ehehe...

nuryanti said...

wah hebat ki Ter....perlu dicoba

Post a Comment

Silahkan berkomentar bila ada reaksi setelah membaca tulisan di atas.
Terimakasih.

Powered by Blogger.