February 01, 2009

KISI-KISI dan PENJELASAN UJIAN AKHIR NASIONAL KWU 2009

KISI-KISI dan
PENJELASAN UJIAN AKHIR KWU
2009

KOMPETENSI DASAR I :
Mengidentifikasi Sikap dan Perilaku Kewirausahaan

MATERI :
1.Pengertian KWU
2.Karakteristik Wirausaha
3.Inovasi dan Kreativitas
4.Keberhasilan dan Kegagalan usaha

Penjelasan :
1. Pengertian KWU
wirausaha = wira dan usaha
entrepreneur (Kamus Dagang, Savary – 1723)
arti awal : orang yang membeli barang dengan harga pasti, meskipun orang itu belum mengetahui berapa harga barang (atau guna ekonomi) itu akan dijual.
Arti lain :
orang yang berani menanggung resiko
orang yang memobilisasi dan mengalokasikan modal
orang yang menciptakan barang baru.
orang yang mengurus perusahaan.
Arti lanjut : orang-orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber-sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dan tindakan yang tepat guna memastikan sukses.

2. Karakteristik Wirausaha
--Menurut Geoffrey G. Meredith :

CIRI
WATAK
Percaya diri
Keyakinan, ketidaktergantungan, induviduali-tas, optimisme
Berorientasi tugas dan hasil
Kebutuhan akan prestasi, berorientasi laba, ketekunan dan ketabahan, tekad kerja keras, mempunyai dorongan kuat, energitic, inisiatif.
Pengambil Resiko
Kemampuan mengambil resiko, suka pada tantangan.
Kepemimpinan
Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain, menanggapi saran saran dan kritik.
Keorisinilan
Inovatif dan kreatif, fleksibel, punya banyak sumber, serba bisa, mengetahui banyak.
Berorientasi ke masa depan
Pandangan ke depan, perseptis.

--menurut Bygrave ada 10 D :
a.Dream (mimpi)
b.Decisiveness (cepat mengambil keputusan)
c.Doers (pelaku)
d.Determination (ketetapan hati)
e.Dedication (dedikasi)
f.Devotion (kesetiaan)
g.Detail (rincian)
h.Destiny (nasib)
i.Dollars (uang)
j.Distribute (distribusi)

3. Inovasi dan Kreativitas
A. INOVASI
Pengertian :
proses yang mengubah ide baru/aplikasi baru menjadi produk yang berguna.
Membuka peluang dari suatu gagasan
Pentingnya inovasi : mendongkrak permintaan dan mempertahankan kesinambungan bisnis pada masa kematangan produk.
Prinsip Inovasi :
Keharusan : ambil peluang, perluas wawasan, bertindak efektif, tidak mulukl
Larangan : sok pintar, rakus, mimpi terlalu tinggi.
Mengembangkan inovasi :
Membiasakan memiliki mimpi
Memperkaya sumber ide
Membiasakan diri menerima perbedaan dan perubahan
Menumbuhkan sikap empati
Menerapkan kemampuan inovatif
Menerapkan Inovasi :
a.Penemuan (Invensi)
b.Pengembangan (ekstensi)
c.Penggandaan (duplikasi)
d.Sintesis adalah kombinasi atas konsep yang telah ada
Inovasi dapat dilakukan terhadap :
Produk, seperti : design / bentuk, corak / warna, rasa, ukuran, manfaat, keunggulan, kemudahan penggunaan, dsb.
Atribut produk, seperti : harga, distribusi, kemasan, merek, promosi, pelayanan, cara pembelian, dsb.

B.KREATIF
Pengertian , Conny Semiawan (1984) :
kemampuan untuk menciptakan sesuatu produk baru.
kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya.
Ciri manusia kreatif , (Kao, 1989 : 15 – 16) :
a.Keterbukaan pada pengalaman
b.Melihat sesuatu dengan cara yang tidak biasa
c.Keingintahuan
d.Menerima dan menyesuaikan yang kelihatannya berlawanan
e.Dapat menerima perbeda
f.Percaya pada diri sendiri
g.Tekun
h.Berani mengambil resiko
i.Tidak hanya tunduk pada standar dan pengawasan kelompok
Ciri Pemikiran Kreatif (Randsepp) :
sensitif terhadap masalah-masalah,
mampu menghasilkan sejumlah ide besar,
fleksibel,
keaslian
Pentingnya Kreatif :
a.Meningkatkan ketrampilan
b.Meningkatkan mutu produk dan pelayanan
c.Meningkatkan efisiensi kerja
d.Meningkatkan inisiatif
e.Meningkatkan keuntungan
Mengembangkan Kreativitas :
a.Meningkatkan jumlah dan jenis informasi ke otak, terutama tentang hal-hal yang relatif baru
b.Memanfaatkan daya panggil, daya intuisi dan daya sintesis otak, akan dapat ditumbuhkan berbagai ide menuju kreatifitas.
c.Banyak membaca, melihat, mendengar, berdiskusi dan percaya bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini akan banyak membantu dalam prngembangan daya kreasi seseorang.
Tiga tipe kreativitas :
a.Menciptakan
b.Memodifikasi sesuatu
c.Mengkombinasikan

Lima ciri kemampuan berpikir kreatif menurut Guilfold
1)Kelancaran (fluency) adalah kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan.
2)Keluwesan (fleksibility) adalah kemampuan untuk mengemukakan bermacam-macam pemecahan atau pendekatan terhadap masalah.
3)Keaslian (originality) adalah kemampuan untuk mencetus gagasan dengan cara-cara asli dan tidak klise.
4)Penguraian (elaboration) adalah kemampuan untuk menguraikan suatu secara lebih rinci.
5)Perumusan kembali (redefinition) adalah kemampuan untuk meninjau suatu persoalan berdasarkan perspektif yang berbeda dengan apa yang sudah diketahui oleh orang banyak.

4. Keberhasilan dan Kegagalan Usaha

FAKTOR KEBERHASILAN USAHA
FAKTOR KEGAGALAN USAHA
Komitmen
Diabaikan oleh pemilik
Motivasi
Kecurangan dan pencurian
Kejujuran
Kurang terampil
Kesehatan
Pengalaman tidak seimbang
Mengambil resiko
Masalah pemasaran
Membuat keputusan
Kebijakan pembayaran barang kredit jelek
Keadaan keluarga
Pengeluaran biaya yang tinggi
Ketrampilan mengelola usaha
Persediaan dan peralatan yang berlebih
Ketrampilan teknis
Pengawasan persediaan yang buruk
Pengetahuan tentang jenis usaha
Lokasi usaha yang kurang tepat

Bencana Alam



KOMPETENSI DASAR II :
Menerapkan Sikap dan Perilaku kerja Prestatif

MATERI :
Kerja Prestatif


Penjelasan :
1. Kerja Prestatif
Arti : dorongan bekerja untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik secara berkesinambungan.
Ciri : selalu ingin maju di segala bidang.
Cara maju menurut Steven Covey (First Thing’s First) :
1.Self awareness atau sikap mawas diri
2.Concience atau mempertajam suara hati
3.Independent will atau pandangan independen untuk cakap bertindak
4.Creative imagination atau berfikir mengarah ke depan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi serta adaptasi yang tepat.
Sikap Perilaku Kerja Prestatif :
1.Kerja Iklas
2.Mawas diri dari Emosi
3.Kerja Cerdas
4.Kerja Keras
5.Kerja tuntas









KOMPETENSI DASAR III :
Merumuskan Solusi Masalah

MATERI :
Pemecahan Masalah

Penjelasan :
Pemecahan Masalah
Arti Masalah :
kesenjangan antara harapan dengan kenyataan
deviasi/penyimpangan dari standart/yang normal
memang karena dipermasalahkan
Hambatan yang dihadapi seseorang dalam mencapai tujuan tertentu dan orang itu tidak langsung mengetahui bagaimana memecahkannya dan berangsur-angsur mengetahui cara pemecahannya dengan menggunakan energi kognitif tertentu.

* Ciri Masalah :
a.Adanya kesulitan yang harus dipecahkan
b.Merupakan tantangan (rintangan) yang harus diatasi atau dilalui
c.Memenuhi unsur yang menggerakkan untuk membahasnya
d.Bersifat penting dan realistis
e.Berguna untuk dipecahkan

* Jenis Masalah
menurut lingkupnya: Pribadi, Keluarga, Organisasi, Masyarakat
menurut Besarnya : Kecil, Besar
menurut asalnya : dari dalam, dari luar
menurut kesulitannya : mudah, sedang, rumit
menurut waktu : rutin, aksidental

* Teknik pemecahan masalah
1. Diskusi
2. Brain Storming
3. Brain Writting : Brain Stroming yang ditulis
4. Synectic : menekankan aktivitas spontan dari otak dan sistem syarat dalam mengadakan eksplorasi dan transformasi permasalahan.

* Langkah pemecahan masalah dengan metode ilmiah :
1. Kenali persoalan
2. Identifikasi semua masalah yang terkait dengan masalah utama
3. Tentukan fakta dari data penting yang terkait dengan masalah
4. Cari sebab-sebab dari masalah tersebut
5. Pertimbangkan semua jalan keluar yang mungkin
6. Pilih jalan keluar yang dapat dilaksanakan dengan baik
7. Memeriksa hasil penyelesaian.

* Macam-macam informasi
1. Kuantitatif : yang dapat dihitung
2. Kualitatif : dapat dirasakan mutunya
3. Kontrol : petunjuk jalannya proses
4. Simbol : petunjuk/ rambu bisnis

* Sumber Informasi
1. Data Primer : sumber langsung, misalnya dari : konsumen, pedagang
2. Data Sekunder : dari hasil survey/ laporan luar, misalnya dari : media massa,Pemerintah, BPN.



KOMPETENSI DASAR IV :
Membuat Keputusan

MATERI :
Pengambilan Keputusan

Penjelasan :
Pengambilan Keputusan
*Arti : proses memilih alternatif tertentu dari berbagai alternative yang ada

* Pedoman Pengambilan Keputusan
a.Tentukan fakta-fakta dari persoalan yang sudah dikenal
b.Klasifikasi fakta
c.Berani dan antusias
d.Agresif dalam menerapkan keputusan
e.Resiko setara dengan ketidakpastian
f.Ingat keberhasilan masa lalu
g.Keputusan drastis perlu perhitungan
h.Keputusan perlu diuji cobakan dahulu.

* Dasar Pengambilan Keputusan
1. Intuisi
2. Fakta
3. Pengalaman dan Ketrampilan, dilatih dengan : mengenal diri, disiplin, melatih kemauan
4. Kekuasaan

* Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam membuat keputusan
1. Manusia
2. Psikologis
3. Sasaran
4. Fisik
5. Sasaran
6. Waktu
7. Pelaksanaan


KOMPETENSI DASAR V :
Menganalisis Peluang Usaha

MATERI :
1 .Analisis SWOT
2. Peluang Usaha

Penjelasan :
1. Analisis SWOT
Intern :
Strenght (kekuatan)
Weakness (kelemahan)
Ekstern :
Oportunities (Peluang)
Threath (Ancaman)

2. Peluang Usaha
* Menggali gagasan Usaha :
--2 pendekatan : produk dan pelanggan
--Main Mapping : menuliskan segala hal yang berkaitan dengan ide

*Cara Mengidentifikasi Peluang Usaha
1. Mempelajari Import
2. Mempelajari material lokal
3. Mempelajari ketrampilan tenaga kerja
4. Melakukan Studi industri
5. Menerapkan kemajuan teknologi
6. Mempelajari hubungan antar industri
7. Menilai rencana pembangunan
8. Melakukan pengamatan di tempat lain

* Cara mengidentifikasi peluang usaha
1. Kebutuhan Manusia
2. Segala hal yang tidak menyenangkan bagi orang banyak
3. Ketergantungan akan sesuatu (produk)
4. Adanya overload dan antrian
5. Pendekatan masalah
a. produk yang diperlukan tidak ada
b. pelayanan yang diberikan kurang baik
c. kenaikan harga cepat, orang kesulitan membeli


KOMPETENSI DASAR VI :
Menganalisis Aspek-aspek pengelolaan usaha

MATERI :
1.Pengertian, fungsi, struktur organisasi
2.Visi dan Misi
3.Bentuk-Bentuk Badan Usaha
4.Pengertian Produksi
5.Contoh Produksi
6.Perijinan Usaha
7.BEP
8.Surat Niaga
9.PPN
10.Pengertian Modal
11.Sumber Modal
12.Kegunaan Modal
13.Pemesanan
14.Seni dan Teknik menjual
15.Penetapan Harga
16.Promosi
17.Negosiasi
18.Distribusi
19.Pelayanan Prima
20.Indikator Kepuasan Pelanggan

Penjelasan :
1.Pengertian, fungsi, struktur organisasi
* Pengertian Organisasi : sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan.

* Prinsip penyusunan Organisasi
a. Dasar dan Tujuan Organisasi
b. Rangkaian pekerjaan dalam satu sistem
c. Kesatuan dalam perintah
d. Memelihara kemampuan pengawasan
e. Menyusun tatanan dan skema jabatan

* Fungsi Organisasi :
--mengatur pencapian tujuan
--Tujuan dibuat dengan prinsip SMART (Spesific, Measurable, Achieveble, Result, Timely)

* Struktur Organisasi
1. Garis : wewenang dan tanggungjawab mengalir secara garis lurus dari pucuk pimpinan sampai pelaksana.
2. Garis dan staff : ada pemisahan pekerjaan yang bersifat bantuan pekerjaan operasional langsung.
3. Fungsional : menurut fungsi, tiap wakil punya spesialisasi, tiap pekerja berhubungan langsung dengan wakil kepala.
4. Matrix : karyawan punya 2 atasan (fungsional/vertikal dan lateral/horisontal), satu manager proyek, lainnya kepala staff.

* Langkah menyusun Organigram :
a. tetapkan tujuan
b. buat proses keseluruhan bisnis akan dijalankan
c. buat urutan proses detil
d. kelompokkan proses yang serumpun
e. tetapkan ruang lingkup wewenang dan tanggungjawab
f. susun organigram sesuai proses dan kelompok proses


2.Visi dan Misi
*Visi :
--gambaran jauh
-- tempat tujuan diletakkan
--cita-cita ideal

* Tujuan pentepan Visi :
-- menggambarkan hal yang akan dicapai
-- membentuk orientasi masa depan
-- menimbulkan komitmen
--menjamin kesinambungan kepemimpinan

* Kriteria Visi :
-- mudah dibayangkan
-- dapat dikomunikasikan
-- wawasan jangka panjang
-- diinginkan oleh banyak orang
-- mendukung pencapaian tujuan
-- mendukung beroprasinya kelompok

* VISI yang baik :
menyatakan gambaran lengkap tentang bisnis yang diinginkan oleh pendirinya seperti pertumbuhan bisnis, nilai-nilai yang diperjuangkan, pekerja, kontribusinya terhadap lingkungan masyarakat dsb.

* MISI
- tindakan atau pengarahan merealisasikan VISI

* Cara perumusah MISI :
-- melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan
-- mempertimbangkan sumber daya yang ada
-- menilai kemungkinan pertentangan dengan lingkungan

* Pertimbangan Membuat MISI
-- jenis produk yang dihasilkan
-- kualitas produk/jasa yang dibutuhkan masyarakat
-- jenis produk/jasa yang dibutuhkan masyarakat
-- calon konsumen

* MISI yang baik :
--berisi pernyataan tentang strategi bisnis yang digunakan dan dikembangkan berdasarkan prespektif pelanggan serta hendaknya sesuai dengan visi bisnisnya
--bisa menjawab : apa yang harus dilakukan, bagaimana melakukan, siapa yang melakukan.



3.Bentuk-Bentuk Badan Usaha
1. Perseorangan
2. Kelompok : CV, Firma, PT, Koperasi
CV
FIRMA
PT
KOPERASI
Tanggungjawab setuku aktif tak terbatas, sekutu pasif terbatas.
Tanggungjawab sekutu tidak terbatas
Tanggungjawab terbatas pada modal yang ditanam
Beranggotakan orang atau badan hukum
Ada sekutu aktif dan pasif
Tak ada pemisahan kekayaan pribadi dan perusahaan
Modal dalam bentuk saham
Modal berbentuk simpanan
Pembagian Keuntungan berdasarkan besarkecilnya modal
Pembagian Keuntungan berdasarkan besarkecilnya modal
Pembagian Keuntungan berdasarkan besarkecilnya modal
Pembagian keuntungan berdasarkan besar kecilnya jasa yang diberikan pada koperasi


Laba diberikan dalam bentuk deviden
Keuntungan dalam bentuk SHU





4.Pengertian Produksi
* Arti : kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan.

5.Contoh Produksi

6.Perijinan Usaha

* Arti : perijinan yang harus diurus untuk menjalankan suatu usaha
* Contoh :
A. SITU (Surat Ijin tempat Usaha)
-- Prosedur pengurusan : ijin tetangga 4 penjuruRT RW  Kelurahan  KecamatanPemkot
-- Ijin diperbarui tiap tahun dengan membayar biaya ijin sesuai ketentuan
-- Syarat yang tertuang dalam SITU :
Keamanan
Tersedia alat pemadam kebakaran.
Perusahaan yang kegiatannya menyediakan bahan yang mudah terbakar harus menyimpannya dengan aman.
Bangunan perusahaan harus terdiri dari bahan-bahan yang tidak mudah terbakar.
Harus mengikuti dan mentaati UU keselamatan kerja.
Kesehatan
Memeliharan dan menjaga kebersihan dan kesehatan.
Menyediakan tempat kotoran / sampah yang tertutup.
Mencegah kemungkinan terjadinya pencemaran lingkungan.
Menyediakan alat-alat PPPK.
Ketertiban
Harus menjaga ketertiban
Kegiatan perusahaan hanya dapat dilakukan berdasarkan peraturan pemerintah daerah.
Melebihi kententuan jam kerja, dapat dilakukan dengan ijin khusus.
Dilarang menyimpan barang dipinggir jalan umum.
Penggunaan bangunan usaha harus sesuai dengan peraturan pemerentah daerah.
Syarat lain-lain
Wajib mengutamakan tenaga kerja dari penduduk sekitarnya.
Menjaga keindahan lingkungan dan mengadakan penghijauan.
Dokumen yang harus disiapkan untuk pengurusan SITU :
Salinan KTP.
Pas photo 3 x 4 cm sebanyak 2 lembar.
Salinan akta pendirian yang dibuat iplomat.
Surat lunas PBB.





B.Surat Ijin Usaha
--Dimintakan kepada departemen yang membawahi.
SIUP (Surat Ijin usaha Perdagangan)
* Arti : SIUP adalah surat ijin yang diberikan oleh menteri atau pejabat yang ditunjuk kepada pengusaha untuk melaksanakan kegiatan usaha perdagangan dan jasa.
* Syarat dan ketentuan :
-- Dikeluarkan berdasarkan domisili penanggungjawab perusahaan
-- Usaha Kecil  diterbitkan oleh Ka Kantor Perdagangan dan Industri Kota; masa berlaku tidak terbatas
-- Usaha Besar diterbitkan oleh Ka Kantor Perdagangan dan Industri Provinsi ; masa berlaku 5 tahun
-- Wajib :
Melaporkan kembali dan mengembalikan SIUP bila perusahaan tutup
 Melaporkan bila membukaan cabang / perwakilan perusahaan dan penghentian kegiatan cabang / perwakilan perusahaan.
Menginformasikan kegiatan usahanya apabila diperlukan oleh pejabat berwenang.
Membayar uang jaminian dan biaya administrasi perusahaan

7.BEP(Break Even Point)
*arti : BEP/Analisis pulang pokok : analisis untuk mengetahui apakah luas produksi mendatangkan keuntungan atau merugikan.
* Keadaan Pulang Pokok : pendapatan (Revenue) sama dengan pengeluaran (biaya/Cost)
-- Varible yang digunakan : Penjualan, Ongkos, Laba
-- Rugi bila : berproduksi kurang dari BEP
-- Laba bila : berproduksi lebih dari BEP
* Biaya dalam BEP :
a) Biaya tetap (fixed cost) : tak terpengaruh volume produksi. Biaya tetap itu tetap untuk satu perusahaan, tetapi berubah bila dilihat yang ditanggung per unit. Biaya tetap ditanggung oleh banyaknya produksi, makin besar volume produksi, biaya tetap yang ditanggung makin kecil.
b) Biaya variable (variable cost) : berubah sesuai perubahan tingkat produksi. Biaya variable akan itu tetap untuk tiap unit, tetapi berubah secara total dalam perusahaan.
* RUMUS :
a.Secara Matematis





Atau bisa juga dengan :












8.Surat Niaga

Jenis Surat Niaga
Bagian-Bagian Surat
Bentuk-Bentuk Surat
Penawaran-Permintaan
Kop Surat
Resmi
Penawaran
Tanggal
Block/Lurus
Pesanan
Kelompok Subjek : no lamp hal
Full Block/Lurus Penuh
Pengiriman
Alamat dalam
Semiblock
Pembayaran
Salam Pembuka
Indented/Lekuk
Penagihan
Isi
Hanging /menggantung
Penundaan Pembayaran
Salam Penutup
Simplifield/sederhana
Klaim/Pengaduan
Kelompok penandatangan


Inisial


Tembusan


Penjelasan :
1. Surat penawaran : untuk menawarkan produk(atas dasar permintaan dan inisiatif sendiri0
-- Ciri : menarik, informatif (harga, syarat, pengiriman, potongan, kemudahan).
2. Surat Pesanan : untuk memesan produk
-- Ciri : menekankan produk, meminta spesifikasi, cara pembayaran

9.PPn (Pajak Pertembahan Nilai )
* Obyek PPn adalah setiap kegiatan penyerahan barang kena pajak,
* Penyerahan barang kena pajak antara lain :
penyerahan hak atas barang kena pajak karena suatu perjanjian
pengalihan barang kena pajak oleh suatu perjanjian sewa beli atau perjanjian leasing.
Perjanjian barang kena pajak kepada pedagang perantara atau juru lelang
Pemakaian sendiri dan atau pemberian Cuma-Cuma atas barang kena pajak
* Tarif PPn sebesar 10 % dari barang kena pajak.

10.Pengertian Modal
Uang atau keahlian yang digunakan untuk membiayai dan mengelola suatu usaha.

*Jenis : Modal Uang, Modal Keahlian
*Pembagian : Modal Investasi, Modal Kerja

11.Sumber Modal

* INTERN
a) Penggunaan penyusutan aktiva tetap yang belum dipakai,
b) Penggunaan cadangan modal .
c) Penggunaan laba yang tidak dibagi/ditahan.
* EKSTERN
a) Dana dari pemilik atau penyertaan. Dalam perusahaan harus adanya pemisahan yang tegas antara dana milik pribadi atau pembelanjaan sendiri (misalnya saham) dengan dana milik perusahaan.
b) Dana yang berasal dari utang/ pinjaman baik jangka pendek mapun jangka panjang, atau disebut pembelanjaan asing.Sumber dana ekstern diantaranya kredit jangka pendek( kredit rekening koran, kredit penjual / pembeli, aksep) dan kredit jangka panjang (hipotek, obligasi, kredit bank, dan kredit dari negara lain).
c) Dana bantuan program pemerintah pusat dan daerah.
d) Dana dari teman atau keluarga yang ingin menanamkan modalnya.
e) Dana ventura, yaitu dana dari perusahaan yang ingin menginvestasikan dananya pada perusahaan kecil yang memiliki potensi.
12.Kegunaan Modal
*Jangka Pendek : Memenuhi Aktiva Lancar; Panjang : memenuhi Kebutuhan Aktiva Tetap
-> Kegunaan Modal Kerja : pengeluaran sehari-hari.
[Modal kerja adalah dana yang diperlukan untuk pengeluaran biaya sehari-hari guna menjalankan usaha atau dana yang tertahan dalam aktiva lancar. ]
->kegunaan Modal Investasi : membeli barang investasi
[Modal investasi adalah dana untuk membelikan barang yang sifatnya investasi yang dapat memberikan jasa dalam jangka waktu lama.]

13.Pemesanan
*Pemesanan dilakukan bila barang sudah hampir habis, dilakukan dengan menentukan titik pemesangan kembali.

*Penentuan reorder point (titik pemesanan kembali) digunakan cara :
a. Fixed Order Interval System
Dengan cara ini akan ditentukan jangka waktu untuk setiap kali pemesanan dengan memperhi-tungkan berapa lama waktu yang diperlukan untuk menghabiskan bahan yang dipesan dan procurement time-nya.
b. Fixed order Size Inventory System
Dengan cara ini ditentukan jumlah minimal persediaan yang disesuaikan dengan kebutuhan selama perolehan pesanan (procurement time). Pesanan akan dilakukan bila jumlah bahan dalam persediaan telah mencapai jumlah yang dibutuhkan selama masa perolehan pesanan.
-. Dengan rumus : I = S + 1/2 q
dimana : I = jumlah persediaan untuk dilakukan pesanan
S = safety stock
q = besarnya EOQ (Economic Order Quantitiy)

Q =

Q = EOQ (jumlah yang paling ekonomis untuk setiap pemesanan)
U = pemakaian bahan selama satu tahun
S = Restocking cost (biaya yang dikeluarkan untuk setiap kali mengadakan pemesanan)
I = Carrying cost (biaya yang dikeluarkan untuk pemeliharaan dan penyimpanan)

Catatan : bila carrying cost tidak diketahui secara pasti dapat dihitung berdasarkan prosentase Carrying cost kali harga bahan per unit.

14.Seni dan Teknik menjual

15.Penetapan Harga
* Penetapan Harga mempertimbangkan :
1. Biaya barang dan jasa.
2. Permintaan dan penawaran pasar.
3 . Antisipasi volume penjualan produk dan jasa.
4. Harga pesaing.
5. Kondisi ekonomi.
6. Lokasi usaha.
7. Fluktuasi musiman.
8. Faktor psikologis pelanggan.
9.Bunga kredit dan bentuk kredit.
10.Sensitivitas harga pelanggan (elastisitas permintaan).



Teknik penentuan Harga

BARANG KONSUMSI
PRODUKSI
JASA
Strategi penetrasi pasar (price penetration)
→ menetapkan harga di bawah harga normal
→ untuk barang baru dengan banyak saingan
Strategi Cost-Plus Pricing
1.menambahkan margin laba yang dikehendaki terhadap biaya-biaya langsung bahan baku, ongkos tenaga kerja, biaya overhead, biaya penjualan, dan biaya administrasi.
a. Margin Pricing
berdasarkan kira-kira, asal sudah ada untung

Strategi harga skiming (skimming price)
→ menetapkan harga di atas harga normal.
→ barang baru tanpa saingan
Penentuan Harga Jual Model Pulang Pokok
b. Price lining
ditumpuk dalam kotak dan
diberi harga sama.

Strategi sliding-down-the-demand-curve.
→ harga yang tinggi kemudian turun dengan cepat
→ untuk merebut keunggulan bersaing melalui keunggulan teknologi.
1.Pembiayaan Langsung dan Formulasi Harga
2.langsung berhubungan dengan volume produksi
c. Competitors Price
Untuk memperoleh reputasi sebagai toko murah , memasang harga murah untuk barang-barang yang dikenal oleh umum.

Strategi “Follow-the-Leader- Pricing”.
→ mengamati berbagai kebijakan harga pesaing

d. Judgement Pricing
dasar penetapan harga berdasarkan kira-kira.


Costumary Prices
harga tetap, namun kualitas atau isi produk diturunkan


.Odd Price
Penetapan harga ini biasanya dipakai di supermaket yaitu berupa harga ganjil



g. Combination Offers
Melakukan penawaran antara dua jenis barang atau lebih.


16.Promosi
*Promosi : menginformasikan (to inform), membujuk (to persuade), mengingatkan (to remind), dan mempengaruhi (to influence), maka melalui promosi barang dan jasa yang dihasilkan akan mudah dikenal oleh konsumen.

* Jenis promosi:
1. Periklanan ( Avertising )
Kegiatan dalam penawaran produk kepada masyarakat baik secara lisan maupun berupa suatu berita tentang produk atau ide.
2. Promosi penjualan (Sales Promotion)
Dilakukan secara aktif oleh penjualan selain personal selling dan periklanan. Hal ini cukup komunikatif serta mengundang konsumen untuk membeli saat itu pula. Promosi penjualan juga menciptakan tanggapan yang lebih kuat dan lebih cepat. Biasanya kegiatan promosi penjualan dijalankan bersama-sama kegiatan promosi lainnya, misalkan melalui pameran dagang, kuis berhadiah, hiburan, dan lain sebagainya.
3. Penjualan pribadi (Personal Selling)
Menawarkan barang/jasa langsung kepada calon pembeli.
4. Publisitas (Publicity)
Mempublikasikan barang kita melalui billboard, pamflet, dan lain sebagainya. Publisitas memiliki daya tarik tertentu yaitu dapat menimbulkan kepercayaan yang tinggi (dapat kita bandingkan antara pembaca iklan dengan membaca karangan dalam surat kabar atau majalah).
*Ciri Iklan : UNIK → SEDERHANA → MUDAH DIMENGERTI → SATU CIRI UTAMA → CITRA POSITIF
17.Negosiasi
ARTI : usaha untuk memecahkan konflik antara dua pihak atau lebih yang biasanya dilakukan melalui pertukaran konsesi. '
Alasan nego : memenangkan perjanjian , syarat fungsional pekerjaan


KEUNTUNGAN NEGO
FAKTOR KEBERHASILAN NEGO


tercapai tujuan,
a.Waktu persiapan memadahi.
kontrol lebih besar pada pekerjaan,
b.Sasaran yang jelas.
hubungan lebih baik dengan kolega,
c.Pengetahuan tentang pokok permasalahan
mencegah menyelesaikan konflik,
d.Informasi tentang lawan negosiasi yang terlibat dan organisasi.

hadiah,
e.Strategi ataum rencana negosiasi yang jelas.

kepercayaan dari atasan,
f.Penggunaan taktik negosiasi yang tepat.

pelayanan leblih baik dari suplier.
g.Sikap saling menghormati antara pihak yang terlibat dalam negosiasi.


h.Keterampilan berkomunukasi yang efektif.


i.Kesediaan semua pihak yang terlibat untuk bersikap terbuka

j.Kemauan kedua belah pihak untuk berkompromi sehingga tercipta fleksibilitas yang memuaskan semua pihak.

k.Sikap konstruktif dalam menagani setiap konflik yang muncul.

l.Tercapainya hasil dan kesepakatan yang jelas, disertai pencatatan kesepakatan benar-benar dilaksanakan

Situasi Negosiasi
Pembicaraan antara pihak manajemen dan serikat kerja untuk menentukan besaran upah dan persyaratan kerja.
Pembicaraan antara pihak manajemen dengan suplier mengenai harga, kuantitas dan kualitas barang berikut cara pengiriman dan pembayaran.
Upaya untuk mencapai kesepakatan beban kerja dan jadwal melalui pertemuan atau pembicaraan antara pihak manajemen dengan karyawan.
Pembicaraan antara penjual dengan calon pembeli untuk mencapai kesepakatan harga barang atau jasa.
Gaya Negosiasi : KOMPETITIF ( kalah menang) , KOOPERATIF ( menang-menang)

18.Distribusi
→ Saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan produk tersebut dari produsen sampai ke konsumen atau industri pemakai.
Factor-faktor yang mempengaruhi strategi distribusi :
1.Pertimbangan pembeli atau factor pasar
2.Karakteristik produk
3.Faktor produksen atau pertimbangan pengawas dan keuangan

* EMPAT saluran Distribusi : dari pabrik ke:konsumen ,1) pedagang kecil lalu ke konsumen, 2) pedagang besar (grosir) lalu ke konsumen, 3)pedagang besar lalu ke pedagang besar lainnya, 4)lalu ke pedagang kecil/ eceran (retailer) dan ke konsumen.


Saluran Distribusi barang konsumsi










.






SALURAN DISTRIBUSI BARANG PRODUKSI
















Manusia terlibat dalam setiap aspek berbagai produk tersebut. Adapun pelayanan suda


19.Pelayanan Prima
*Pelayanan adalah usaha untuk membantu menyiapkan apa yang diperlukan orang lain.
--> pelayanan prima perlu untuk usaha perdagangan demi konsumen

*Konsep : TOTAL QUALITY SERVICE (TQS)
sistem manajemen strategi dan intergratif yang melibatkan semua manajer dan pegawai serta menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif untuk memperbaiki secara berkesinambungan proses-proses organisasi, agar dapat memenuhi dan melebihi kebutuhan, keinginan dan harapan pelanggan.

* Tujuan TOS : mewujudkan tercapainya kepuasan pelanggan, memberikan tanggungjawab kepada setiap orang dan melakukan perbaikan pelayanan secara berkesinambungan.
* Empat Bidang TOS : fokus pada pelanggan, keterlibatan pegawai, sistem pengukuran, perbaikan terus menerus
* KONSEP 3A : Attitude (sikap), Attention (perhatian), Action (tindakan)

Pelayanan prima berdasarkan konsep sikap (Attitude) meliputi tiga prinsip berikut ini :
1.Melayani pelanggan berdasarkan penampilan yang sopan dan serasi.
2.Melayani pelanggan dengan berpikiran positif, sehat dan logis.
3.Melayani pelanggan dengan sikap menghargai.

Pelayanan prima berdasarkan perhatian (Attention) meliputi tiga prinsip sebagai berikut :
1.Mendengarkan dan memahami secara sungguh-sungguh kebutuhan pelanggan.
2.Mengamati dan menghargai perilaku para pelanggan
3.Mencurahkan perhatian penuh kepada para pelanggan

Pelayanan prima berdasarkan tindakan ( Action ) meliputi lima prinsip berikut ini ;
1.Mencatat setiap pesanan para pelanggan
2.Mencatat kebutuhan para pelanggan
3.Menegaskan kembali kebutuhan para pelanggan
4.Mewujudkan setiap kebutuhan para pelanggan
5.Menyatakan terima kasih dengan harapan pelanggan mau kembali.
20.Indikator Kepuasan Pelanggan
pembeli kembali menggunakan produk
tak ada komplain
permintaan naik
fanatik terhadap produk
tidak sensitif dengan harga, namun kualitas



Faktor yang mempengaruhi kepuasan Pelanggan :
Faktor yang mempengaruhi kepuasan Pelanggan menurut David Craven :
1.kualitas produk
1.sistem pengiriman produk
2.Harga
2.spesifikasi produk
3.Pelayanan
3.citra perusahaan
4.Distribusi
4.kinerja karyawan
5.Keamanan
5. pesaing
6.Nilai guna

7.Prestise















KOMPETENSI DASAR VII :
Menyusun Proposal Usaha

MATERI :
1. Pengertian Proposal Usaha
2. Manfaat Proposal Usaha
3. Isi Proposal Usaha

Penjelasan :
1. Pengertian Proposal Usaha
Dokumen tertulis yang disiapkan oleh pelaku bisnis yang menggambarkan semua unsur yang relevan baik internal maupun eksternal mengenai bisnis atau proyek baru.

2. Manfaat Proposal Usaha
Memperjelas kembali strategi bisnis kita dan untuk melihat bisnis kita dari berbagai sudut pandang seperti dari fitur-fitur produk yang kita tawarkan, rencana pemasaran dan pengiriman produk kita kepada para pelanggan, model organisasi dan operasi bisnis kita, gambaran potensi kemampulabaan, ukuran-ukuran yang realistis atas resiko bisnis yang bakal kita hadapi.
Meningkatkan modal untuk memulai atau mensupport bisnis kita. Ingat bahwa proposal bisnis bagi para investor dan kreditor adalah sarana evaluasi atas ide dan manfaat dari suatu bisnis atau sebagai sarana untuk menjual konsep bisnis kepada para investor.
Menjaga perusahaan tetap berada pada jalurnya. Masalahnya banyak wirausaha yang menganggap bahwa proposal bisnis dibuat hanya untuk mendapatkan dukungan pendanaan saja padahal sebenarnya proposal bisnis yang baik akan menjadi ukuran performance perusahaan dalam kurun waktu tertentu.

3. Isi Proposal Usaha

1.Executive Summary (Ringkasan Eksekutif)
2.Gambaran Tentang Perusahaan (Company Summary) Dan Produk Atau Jasa
3.Analisa Pasar
4.Rencana Pemasaran Dan Penjualan
5.Rencana Operasi
6.Team Manajemen
7.Finansial
8.Kebutuhan dan penggunaan dana

KOMPETENSI DASAR VIII :
Mempersiapkan Pendirian Usaha

MATERI :
1. Syarat permohonan Kredit
2. Prosedur Pengajuan Kredit
3. Pengertian Kredit
4. Kegunaan KIK dan KMKP

Penjelasan :
1. Syarat permohonan Kredit
Untuk Nasabah
Nasabah Badan Usaha
Bukti diri
Akte Notaris Badan Usaha
Slip Gaji
Bukti diri Pimpinan
Slip Pengangkatan (karyawan)
NPWP
Surat Nikah
Ijin usaha
KK
Riwayat Singkat Perusahaan
Jaminan
Kegiatan 3 th terakhir (Lap. Keuangan)
Syarat lain
Rencana Keuangan dan Pengembalian

Jaminan

2. Prosedur Pengajuan Kredit
ISI FORMULIR-->LENGKAPI SYARAT-->DIPELAJARI BANK-->WAWANCARA-->CHEK LAPANGAN-->DISETUJUI, BANK KIRIM KE REKENING KREDIT

a. Nasabah mengajukan secara tertulis dengan mengisi dan menandatangani amplikasi (formulir) permohonon kredit.
b. Nasabah melengkapi semua persyaratan yang telah ditetapkan dan dilampirkan dalam aplikasi permohonan.
c. Pihak bank akan mempelajari permohonan tersebut dan apabila terdapat kekurangan persyaratan nasabah diminta untuk melengkapinya.
d. Apabila permohonan dirasa memenuhi syarat, nasabah dipanggil untuk diwawancarai seputar kehendaknya, maksud dan tujuan memperoleh kredit.
e. Kemudian bank akan melakukan penelitian dokumen dan penelitian ke lapangan yaitu penelitian lokasi yang berhubungan dengan kredit.
f. Apabila hasil penelitian dokumen, hasil wawancara dan penelitian lapangan memenuhi persyaratan kredit, nasabah diminta ke bank untuk menandatangani akad kredit.
g. Setelah akad kredit ditandatangani, bank akan menyetor uang tersebut ke dalam rekening kredit.

3. Pengertian Kredit
-->Penyediaan uang atau tagihan yang dapat disamakan disamakan dengan itu, berdasarkan perjanjian pinjaman antara bank dengan pihak lain. Pihak peminjam berkewajiban melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan jumlah bunga yang telah ditetapkan.

4. Kegunaan KIK dan KMKP
KIK : Kredit Investasi Kecil
KMKP : Kredit Modal Kerja Permanen

--> KI (Kredit Investasi) adalah yang merupakan kredit jangka menengah / panjang yang diberikan kepada pengusaha pribumi untuk keperluan pembiayaan modal kerja, yaitu pembiayaan terhadap pendirian usaha baru, perluasan ( expansi), rehabilisasi dan modernisasi perusahaan.

-->KMK (Kredit Modal Kerja ) adalah kridit yang diberikan kepada pengusaha pribumi atau kalangan profesi pribumi untuk tujuan pembiayaan modal kerja, yaitu pembiayaan terhadap pembelian bahan persediaan, dan untuk menutup biaya-biaya produksi lainnya dalam rangka meningkatkan jumlah dan mutu produksi secara terus-menerus.

PENGAYAAN KIK dan KMKP:
Fungsi Kredit :
1.bagi dunia usaha : sebagi sumber permodalan untuk menjaga kelangsungan/ meningkatkan usaha
2.bagi lembaga keuangan : menyalurkan dana masyarakat kepada dunia usaha

Manfaat Kredit : Memberi keuntungan bagi debitur dan lembaga keuangan
1.Debitur tambah untung dengan adanya tambahan modal dan perkembangan usaha
2.Lembaga keuangan dapat untung dari selisih bunga pemberian kredit

Maksud pemerintah menyediakan KIK dan KMKP adalah :
a. Membantu pengusaha kecil dan pedagang kecil dalam bidang permodalan dengan persyaratan lunak dan bunga rendah.
b. Medorong meningkatkan usaha-usaha di bidang industri, rehabilitasi, perluasan produksi barang, jasa dan hiburan.
c. Mendorong timbulnya kegiatan pengusaha-pengusaha kecil sehingga dapat menyerap tenaga kerja baru
d. Membantu kegiatan pedangan Kecil

KIK
1. maksimal 5 juta per nasabah
2. Bunga kredit 12 % per tahun
3. Jangka waktu kredit paling lama 5 tahun termasuk masa tenggang waktu yag diperlukan
4. Kewajiban pembiayaan sendiri dari pemohon tidak mutlak ditetapkan, melainkan menurut kemampuan saat itu
5. Sektor ekonomi yang dapat didanai Kredit Investasi antara lain unit produksi, rehabilitasi, dan perluasan yang menghasilkan barang dan jasa, kecuali jasa hiburan.
6. Jaminan kredit dari nasabah ditetapkan sebagai berikut :
a)Jaminan pokok berupa proyek yang dibiayai oleh kredit tersebut
b)Jika nilai jaminan secara fisik tidak mencukupi maka, nasabah harus menyediakan jaminan tambahan dari kekayaan milik pribadi nasabah atau pihak ketiga sehingga jumlah nilai berjumlah minimal 100 % dari jumlah kredit.
7. Untuk memperkuat jaminan pembayaran kembali kredit tersebut, maka bank mengadakan perjanjian pertanggungan dengan PT ASKRINDO

KMKP
1. Kredit ini adalah kredit modal yang terus menerus diperlukan untuk kelancaran usaha
2. KMKP dapat diberikan untuk semua usaha terutama unit produksi yang melakukan usaha rehabilitasi dan perluasan yangmenghasilkan barang dan jasa kecuali jasa hiburan.
3. Jumlah kredit Rp 5 juta
4. Bunga kredit 15 % per tahun
5. Jangka waktu kredit maksimal 3 tahun
6. Cara bank memberikan kredit sebagaimana biasa pada pemberian Kredit Modal Kerja

KIK dan KMKP diberikan kepada :
1. Golongan pengusaha kecil , yang terdiri dari pribumi yang mengelola usaha.
2. Perputaran usahanya relatif kecil
3. Bantuan maksimal Rp 5 juta
4. Tidak memiliki kekayaan netto lebih dari Rp 20 jutabaik barang bergerak atau tidak bergerak setelah dikurangi hutang
5. Untuk suatu jenis kegiatan pengusaha tidak memiliki kekayaan netto (kekayaan lancar –hutanglancar = kurang dari 10 juta rupiah).
6.Membutuhkan uang Rp 5 juta untuk setiap perputaran usaha




KOMPETENSI DASAR IX :
Menghitung Rasio menjalankan usaha dan evaluasi serta pengembangan usaha

MATERI :
1. Laporan Keuangan
2. Current Rasio
3. Total asset to total debt rasio
4. Manfaat Analisis rasio
5. Pengertian Leverage


Penjelasan :
1. Laporan Keuangan
* Arti :
-- penguji, dan pekerjaan bagian pembukuan
-- dasar untuk menentukan dan menilai posisi keuangan perusahaan
 Laporan yang bertujuan memberikan informasi keuangan perusahaan secara lengkap (bak kepada pemilik, managemen, maupun stakeholder)

2. Current Rasio
* Kemampuan untuk membayar hutang yang segera harus dipehuni dengan aktiva lancar
* Rumus : AKTIVA LANCAR
UTANG LANCAR

3. Total debt to total capital asset Rasio
* Berapa bagian dari keseluruhan kebutuhan dana yang dibelanjai dengan utang. Atau berapa bagian dari aktiva yang digunakan untuk menjamin hutang.
* Rumus : Utang Lancar + Utang Jangka Panjang
Jumlah Modal Aktivitas

4. Manfaat Analisis rasio
* Memenuhi kebutuhan penganalisia dari sudut pandang neraca, laporan laba rugi dan antar laporan.
* Memperoleh gambaran tentang perkembangan finansial suatu perusahaan

5. Pengertian Leverage
* Rasio Leverage adalah rasio yang dimaksudkan untuk mengukur sampai berapa jauh aktiva perusahaan dibiayai dengan hutang ( contoh: Debt to total assets ratio )

TAMBAHAN RASIO :
1. Rasio Likuiditas (current ratio, acid test ratio, kas rasio, dll)
2. Rasio Leverage (total debt to capital asset rasio, dll)
3. Rasio Aktivitas (inventory turnover, dll)
4. Rasio Profitabilitas (profit margin of sales, dll)

1 komentar:

FBS Indonesia said...

Rebat FBS TERBESAR – Dapatkan pengembalian rebat atau komisi
hingga 70% dari setiap transaksi yang anda lakukan baik loss maupun
profit,bergabung sekarang juga dengan kami
trading forex fbsasian.com
-----------------
Kelebihan Broker Forex FBS
1. FBS MEMBERIKAN BONUS DEPOSIT HINGGA 100% SETIAP DEPOSIT ANDA
2. FBS MEMBERIKAN BONUS 5 USD HADIAH PEMBUKAAN AKUN
3. SPREAD FBS 0 UNTUK AKUN ZERO SPREAD
4. GARANSI KEHILANGAN DANA DEPOSIT HINGGA 100%
5. DEPOSIT DAN PENARIKAN DANA MELALUI BANL LOKAL
Indonesia dan banyak lagi yang lainya
Buka akun anda di fbsasian.com
-----------------
Jika membutuhkan bantuan hubungi kami melalui :
Tlp : 085364558922
BBM : fbs2009

Post a Comment

Silahkan berkomentar bila ada reaksi setelah membaca tulisan di atas.
Terimakasih.

Powered by Blogger.